Rabu, 15 Ogos 2012

Makanan berbuka Puasa Pilihan iskandarX #26




Makanan berbuka puasa pilihan is hari ini ialah Kek Coklat Kukus.......perrrghhh macam mana tu? iskiskisksik selalunya kek kena bakar ini kena kukus? Ya begitulah cara memasak kek tersebut menurut Mat Gebu.

Hmmm jom kita pergi serbu dapur tanpa sempadan tu, mana la nak tahu Mat Gebu tengah prepair kek-kek coklat nie. Jom ikut is?

Sumber Gambar

Fesyen pakai subang dan accessori yang terlampau


Ini bukanlah manusia ataupun orang, ini adalah haiwan, Allah S.W>T beri akal dan fikiran untuk berfikir tapi rosakkan lagi kepala hotak tu dengan anasir-anasir liar.











Kisah Pengantin Meninggal Saat Sujud Dalam Shalat





Riyadh - Seorang ulama di Arab Saudi, Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad, telah membuat jutaan orang atau mungkin lebih, merasa kagum, takjub dan tersentuh dengan kisah paling inspiratif ini.

Kisah yang diutarakan Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad adalah sebuah kisah nyata yang terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir, Arab Saudi.

Video sang ustaz saat berceramah dan menceritakan kisah ini sempat diupload di Islamic Tube dan menjadi hit di Arab Saudi dan negara-negara Islam lainya. Banyak blogger juga merilis kisah ini dan banyak yang memberikan aspirasi kagum setelah membacanya.

Serambinews.com cuba merilis kembali kisah ini, mungkin ada yang belum membacanya. Semoga menjadi bahan renungan bersama.

Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad bercerita tentang ketaqwaan seorang anak perempuan yang dalam keadaan apapun, dia tetap memilih melaksanakan shalat tepat waktu, meski dia harus menentang kemahuan ibunya.

Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad bertutur...

“...Setelah melaksanakan shalat Maghrib pengantin wanita ini berhias, dia menggunakan gaun pengantin putih yang indah, dia betul-betul telah mempersiapkan dirinya untuk pesta pernikahannya. Tiba-tiba dia mendengar azan Isya sudah menggema, dia sedar kalau wudhunya telah batal.

Dia berkata kepada ibunya, “Bu, aku mahu berwudhu dan shalat Isya dulu.”

Ibunya sangat terkejut, “Apa kamu sudah gila? Tamu sudah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Ibunya menambahkan, “Aku ini ibumu, sekarang Ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, Ibu akan marah kepadamu!”

Lalu anaknya menjawab, “Demi Allah, aku tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga aku shalat, ibu. Ibu harus tahu bahawa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah!"

Lalu ibunya menimpali, “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang dirimu ketika kamu tampil nanti dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up? Kamu pasti tidak lagi terlihat cantik di mata mereka! Mereka akan mengolok-olok dirimu !”

Anak perempuannya itu berkata dengan tersenyum, “Apakah Ibu takut kerana aku tidak terlihat cantik di mata makhluk (manusia)? Bagaimana dengan Penciptaku (Allah)? Yang aku takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, aku tidak akan tampak cantik di mata Allah.”

Lalu, pengantin ini berwudhu, maka seluruh make-upnya terbasuh tanpa tersisa. Namun, dia tidak merasa bermasalah dengan apa yang dia lakukan.

Kemudian pengantin ini memulai shalatnya. Pada saat dia bersujud dalam shalatnya, ternyata itulah sujudnya yang terakhir.

Pengantin wanita ini telah meninggal dalam sujudnya dan itu adalah akhir yang indah. Wafat dengan keadaan bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang Muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya! Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai keutamaan pertama, tutup Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad.
 
sumber

Perempuan Cantik Dengan pembedahan Yang Terlampau





Laura Summers sangat ketagih operasi plastik. Segala macam operasi plastik telah ia cuba, mulai dari operasi payudara, hidung, telinga, wajah, Botox, hingga perawatan kecantikan lainnya. Namun usaha Laura mengotak-atik tubuhnya harus berakhir dengan bibir besar.

Laura Summers (27 tahun) pertama kali mengenal pisau bedah saat berusia 20 tahun. Gadis asal Inggris ini rela melakukan operasi plastik kerana selalu ditindas dan di-bully oleh teman-teman di sekolahnya.

Ia sudah banyak mencuba operasi plastik, diantaranya operasi payudara sebanyak 5 kali, 2 kali operasi hidung, 2 kali operasi telinga, wajah, Botox, kolagen dan berbagai macam perawatan rambut, tanning dan kuku, yang total sudah menghabiskan biaya sebesar 60.000 poundsterling.
Terakhir Laura ingin mendapatkan perubahan bibirnya. Namun yang terjadi justru musibah yang membuat wajahnya terlihat seperti monster.

Alih-alih membuat bibirnya seksi, suntik bibir yang menghabiskan biaya 200 poundsterling membuat besarbibirnya j dan membengkak menjadi 4 kali gandat ukuran normal.

"Saya melihat ke cermin dan berteriak. Yang saya lihat (di cermin) adalah monster. Saya fikir untuk sementara saya mungkin akan terluka seumur hidup atau saya bisa saja mendapat infeksi atau meninggal," ujar Laura Summers, yang berasal dari Chiswick, London, seperti dilansir Thesun, Selasa (31/7/2012).

Laura melakukan penyuntikkan pada bibirnya saat menjadi model pada sebuah pameran di London. Pada saat itu, seorang staf dari stand lain menawarkan suntik bibir untuk membuatnya lebih berisi dan seksi.

Sebenarnya Laura pernah melakukan prosedur serupa di masa lalu dan ia berfikir kenapa tidak ia melakukannya lagi.

"Saya mendapatkan suntik bibir (lip-filler). Hanya butuh beberapa minit dan semuanya tampak profesional. Lalu saya kembali ke stand saya, tapi satu jam kemudian mulai terasa hal yang benar-benar aneh. Saya merasa pusing dan saya tidak boleh merasakan bibirku sama sekali. Saya fikir itu normal, jadi saya tidak mempermasalahkannya," kenang Laura.

Tapi segera seluruh wajahnya mati rasa dan ia mulai hilang kendali. Baginya itu terasa seperti habis berkunjung ke dokter gigi dan mendapatkan obat bius.

Laura kembali ke stand tersebut, sayangnya orang-orang yang menawarkan suntik bibir padanya sudah pergi.

Keesokan harinya ia bangun dengan pembengkakan yang mengerikan dan langsung pergi ke rumah sakit. Tapi petugas medis tidak boleh berbuat banyak kerana mereka tidak tahu apa yang telah digunakan sebagai filler.

"Saya merasa sangat marah dan malu, saya tidak boleh meninggalkan rumah dan merasa seperti monster," ujarnya.









Laura akhirnya diresepkan antibiotik untuk membantu pembengkakan, tapi berbulan-bulan untuk membuat bibirnya mengecil. Bahkan kini setelah lebih dari 20 bulan, bibirnya masih belum kembali ke ukuran normal.

Sekarang ia bersumpah tidak akan pernah lagi mengambil risiko kesihatan dengan mencuba operasi plastik. Ia juga memperingatkan orang lain tentang risiko perusahaan  kosmetik yang kerap melakukan penipuan.

Budi baik akan dikenang jua



TRIBUNNEWS.COM, JINHUA - Keterbatasan ekonomi tak membuat kemuliaan hati Lou Xiaoying hilang. Nenek berumur 88 tahun yang bekerja sebagai tukang sampah di China, justru mampu membesarkan 30 anak terbuang yang ia temukan.

Lou kerap menemukan bayi yang dibuang di Jinhua, China. Lantas, ia membawa pulang bayi-bayi malang itu, dan merawat serta membesarkannya seperti darah dagingnya sendiri.

Lou dan suaminya, mendiang Li Zin, tak sanggup melihat anak-anak tak berdosa berada di tempat sampah. Lou dan Li pertama kali menemukan anak pada 1972 lalu. Sejak itu, mereka merasa terpanggil untuk membesarkan anak-anak yang dibuang.

"Meski sudah tua, saya tidak boleh membiarkan anak-anak itu dibiarkan di tempat sampah. Mereka boleh mati," ujar Lou seoperti diwartakan Daily Mail, Selasa (31/7/2012).

Lou kini menderita gagal ginjal. Hidupnya hanya tinggal menunggu waktu, tapi ia masih ingin  melihat anak-anaknya tumbuh besar.

Zhang Qilin, anak terkecil Lou, ditemukan saat Lou berusia 82 tahun. Lou memiliki satu anak kandung, Zhang Caiying, yang berusia 49 tahun.

Kini, Zhang mengikuti jejak orangtuanya. Ia mengabdikan hidup untuk merawat anak-anak yang sengaja dibuang kerana kelahirannya tidak diharapkan.

Sale Promoter Girl Korea Yang Terlampau


Bukan setakat dapat hasilkan motherboard yang berkualiti, juga punyai idea untuk pemasaran yang unik iaitu dengan promoter wanita yang seksi serta unik. Unik yang bagaimai?



Kenapa Miss Korea 2012 Digelar Ratu Plastik?




Ketika Kim Yu-mi berhasil memenangkan gelar Miss Korea awal Juli kelmarin, orang-orang banyak yang terpesona dengan kecantikannya. Namun, setelah foto masa kecilnya beredar, orang-orang mulai menjulukinya sebagai ratu plastik.


Tak lama setelah pengumuman kemenangannya sebagai Miss Korea 2012, foto masa kecil Kim Yu-mi, yang diduga didapat dari buku majalah sekolah, segera menjadi objek popular di kalangan pengguna internet Korea. Pengupload foto tersebut diketahui adalah rakan dari Kim Yu-mi sendiri.

Namun Kim, mahasiswi perfileman berusia 21 tahun dari Konkuk University itu segera mengakui bahawa dirinya memang pernah menjalani operasi bedah plastik.

Beberapa pengguna internet yang merasa kecewa segera menumpahkan rasa kekecewaan mereka melalui berbagai kolom komen di media internet.

"Mahkota itu seharusnya jatuh kepada si pengoperasi plastik."

"Hentikan saja kontes Miss Korea, acara ini menjengkelkan."

Dan sebagainya...





Bagi Kim sendiri, peristiwa ini nampaknya sudah ada didalam prediksinya, "Saya merasa bahawa foto-foto masa lampau saya bakalan muncul ke permukaan," ujar Kim. "Tapi saya terkejut ketika di surat khabar tertulis seperti saya pernah mengklaim diri saya sebagai seorang natural beauty."

Kim juga dapat mengerti jika orang-orang kecewa dengan fakta tersebut, tapi ia memang tak bermaksud menutupinya.

"Mulai sekarang, saya berharap untuk terkenal kerana inner beauty saya daripada outer beauty saya," ujarnya.

Sumber

Korea Joongang Daily

Wanita minta ditangkap semasa panjat pagar penjara di AS



HAMILTON, Ohio - Polis di sini bingung memikirkan punca seorang wanita, Tiffany R. Hurd (gambar) cuba menceroboh masuk ke dalam sebuah penjara.

Hurd turut memberitahu anggota-anggota pihak berkuasa supaya menangkapnya semasa dia cuba memanjat pagar penjara itu.

Beberapa anggota pejabat Syerif daerah Butler menangkap wanita itu, Hurd, 36, pada pagi Ahad lalu selepas dia dilihat cuba memanjat pagar untuk masuk ke dalam sebuah penjara tersebut di Hamilton, dekat Cincinnati, Amerika Syarikat (AS).

Kejadian berlaku selepas seorang staf penjara meminta Hurd supaya meninggalkan kawasan tersebut tetapi dia memberitahu mereka supaya menangkapnya.

"Kami tidak dapat memujuknya supaya meninggalkan kawasan penjara," kata seorang anggota polis, Sarjan Monte Mayer.

Menurutnya, wanita itu ditangkap selepas dia kembali cuba memanjat pagar penjara selepas diminta tidak melakukan perbuatan tersebut.

"Impiannya menjadi kenyataan," kata Mayer.

Beberapa anggota polis menyatakan, Hurd didapati berada dalam keadaan mabuk.

Ketua Polis Hamilton, Syerif Richard Jones berkata, dia terkejut dengan tindakan Hurd.

"Saya tahu ekonomi negara kini teruk tetapi saya tidak fikir ia begitu teruk sehingga seseorang tergamak untuk masuk ke dalam penjara secara sukarela," katanya.

Hurd ditahan dengan ikat jamin sebanyak AS$2,500 (RM7,831). - Agensi

sumber : kosmo online

Talian telefon digodam bagi kurangkan bayaran




MANILA: Polis menahan lapan warga Korea Selatan yang didakwa menggodam talian satu daripada syarikat telekomunikasi terbesar Filipina untuk mengurangkan kadar bayaran panggilan antarabangsa telefon bimbit bagi rakyat Korea Selatan lain di Filipina.

Ketua Bahagian Jenayah Siber Polis, Gilbert Sosa berkata, penggodam terbabit ditangkap semalam dalam empat serbuan di sekitar Manila bersama-sama dengan tujuh wanita tempatan yang bekerja untuk mereka.

Menurut Sosa, kumpulan itu didakwa menggodam talian untuk panggilan antarabangsa Syarikat Globe Telecom dan menyambungkannya kepada kebanyakan pengguna Korea Selatan yang tinggal di Filipina dengan mengenakan bayaran kurang separuh daripada kadar biasa panggilan antarabangsa.

Tangkapan itu ekoran penahanan seorang lagi rakyat Korea Selatan minggu lalu yang didakwa menggodam talian Smart Communication, sebuah lagi syarikat telekomunikasi. - AFP

sumber : myMetro


Ibu bloger bakar diri sebelum anak dibicara





HANOI: Ibu seorang bloger terkenal Vietnam mati semalam selepas membakar diri menjelang perbicaraan anak perempuannya minggu depan.

Pegawai polis di Bac Lieu, utara Vietnam berkata, Dang Thi Kim Lieng, 64, mati ketika dalam perjalanan ke hospital selepas membakar diri di depan pejabat kerajaan tempatan.

Peguam, Ha Huy Son berkata, anak Lieng, Ta Phong Tan dan dua bloger lain akan dibicarakan minggu depan.

Mereka dituduh memuatnaik dan menulis ratusan artikel dalam blog masing-masing yang memutarbelit dan menentang kerajaan komunis. - Reuters

sumber : myMetro

Ibu, anak pulangkan RM200,000 dianggap bodoh





NAKHON NAYOK: Seorang wanita dan anak perempuannya menjadi perbualan hangat penduduk selepas memulangkan dua juta baht (RM198,000) yang silap dikreditkan ke dalam akaun mereka. Penduduk, termasuk seorang pegawai bank berkata, mereka bodoh kerana bertindak jujur.

Thanaporn Chamnipong dan anak perempuannya, Yuvadee Chamnipong menghubungi Bangkok Bank dan memulangkan wang itu selepas ia berada dalam akaun Thanaporn secara misteri.

Menurut laporan, dua wanita itu bukan saja dikritik jiran tetangga kerana bertindak ‘bodoh’ memulangkan wang itu, tetapi turut dikecam oleh pegawai bank berkenaan yang menuduh mereka mencemarkan kredibiliti bank terbabit.

Thanaporn berkata, mereka tidak kecewa kerana tidak dapat menyimpan wang itu walaupun keluarga mereka mempunyai hutang. Mereka gembira dapat melakukan kebaikan kerana menyimpang wang yang bukan milik mereka adalah salah.

Bagaimanapun, terdapat berita baik apabila Inspektor Jeneral Kementerian Dalam Negeri dan bekas gabenor Nakhon Nayok, Suthipong Chulacharoen memberi ganjaran 20,000 baht (RM2,000) kepada dua wanita itu sebagai menghargai kejujuran mereka. - Bangkok Post

kalau korang dapat duit Rm20juta silap masuk dalam akaun korang, apa yang korang akan buat?

Lelaki taksub belon




LITTLE ROCK: Rancangan siri Taboo oleh National Geographic memaparkan minat pelik dan taksub yang dikongsi orang ramai tetapi tidak sama seperti ketaksuban Dave Collins terhadap belon.

Guru piano berusia 27 tahun itu yang berasal dari Little Rock, Arkansas, berkata, dia mengumpul kebanyakan belonnya dengan mengutip atau menyelamatnya’ dari kedai jual kereta.



“Sukar memandu dengan belon yang begitu banyak dan anda hanya mahu mengambilnya,” kata Collins.

Hobinya pada waktu lapang bersama belon itu termasuk menyembunyikannya di bawah baju, mencium mereka dan tidur bersama mereka pada waktu malam.



Collins sering dirujuk oleh mereka yang mahir mengenai tabiat ini sebagai ‘looner’ atau orang yang memuja belon.

Dengan ramai yang menganggap tindakannya sebagai berunsur seksual, Collins bagaimanapun menegaskan, dia menjalinkan hubungan ‘suci’ dengan belon itu.

Sudah pasti sukar untuk bayangkan sama ada keseluruhan pengakuannya adalah benar apabila dia bersungguh-sungguh bercakap mengenainya.


3
“Cara terbaik untuk melindunginya ialah dengan meletakkannya di dalam baju dan anda akan merasakan belon itu bersama-sama anda.

“Ia dirasakan begitu rapat dan anda berasa begitu hangat. Hati anda dapat merasakan keindahan belon itu.

“Saya percaya belon-belon ini adalah anak-anak saya. Mereka adalah sebahagian daripada saya dan mereka menjadi sebahagian daripada apa yang dikatakan keluarga saya,” katanya.

Menurut National Geographic, Collins mempunyai 65,000 belon hasil daripada misi menyelamatnya.

“Kali pertama saya memulakan misi menyelamat belon, saya begitu bimbang untuk bercakap kepada pengurus kerana tidak tahu sama ada mereka akan membenarkannya atau tidak.

“Saya agak beremosi apabila menyelamatkan belon berkenaan,” katanya.

Sebahagian daripada ritualnya ialah tidur di samping belon berkenaan.

Dia berkata: “Saya suka tidur dengan memasukkan mereka ke dalam baju saya.”
Saya mencipta dunia tidur seumpama itu kerana mahu merasakan sayang yang dihasilkan daripada belon itu.”

Ketaksubannya itu menyebabkan dia benci melihat atau mendengar ‘rakan-rakannya’ itu dipecahkan atau dibiarkan terbang.

“Saya merasakan belon mempunyai perasaan. Ia terdedah kepada banyak bahaya.
Saya tidak suka mendengarnya sedih. Saya marah jika ia pecah. Belon perlukan kediaman yang baik,” katanya.”

Ini adalah tanda yang menurut pakar membuktikan dia bukan berpura-pura.

Menurut penulis mengenai ketaksuban mengaitkan ramai pemuja belon dengan pengalaman seksual peringkat awal dengan belon.

Ini bermakna sebahagiannya, mereka yang berpura-pura, sukakan bunyi belon meletup sementara yang lain, yang mempunyai fobia terhadap bunyi atau yang terlalu menyayangi mereka seperti Collins, tidak sanggup melihat belon itu ‘menderita.’ - DM

sumber : myMetro

Dibelasah tak tabik





KUALA LUMPUR: Hanya kerana tidak mengenali pegawai yang masuk ke kem tanpa pakaian seragam, seorang anggota tentera yang ditugaskan di pondok pengawal cedera dibelasah pegawai itu yang dipercayai tidak berpuas hati kerana mangsa gagal memberi tabik hormat.

Malah, mangsa dikatakan dibelasah dua lagi pegawainya yang menerima laporan tindakan mangsa itu menyebabkannya pengsan, Sabtu lalu.

Difahamkan, Ahmad Abu, 21, baru seminggu ditugaskan di 71 Rejimen Semboyan Diraja (71 RSD) Kem Sungai Besi, di sini, dari 72 Skuadron Semboyan Diraja (72 SSD) Kem Imphal.

Ahmad yang mengalami pendarahan dalam kepala, bengkak badan dan tangan diterajang tiga pegawai terbabit dimasukkan ke Unit Rawatan Rapi (ICU) Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), awal pagi Sabtu lalu untuk rawatan lanjut sebelum dibenarkan masuk ke wad biasa petang keesokannya.

Menceritakan kejadian itu, Ahmad mendakwa bertugas di pondok pengawal pada jam 1 tengah hari, Sabtu lalu sebelum sebuah kereta dinaiki seorang lelaki berpakaian biasa memasuki kem.

“Dia memberhentikan kereta dan menghampiri saya. Dia mendakwa seorang pegawai dan memarahi saya kerana tidak memberi tabik hormat.

“Dia menendang perut dan membelasah saya bertubi-tubi. Selepas itu, pada jam 2 petang, saya dipanggil ke kem dan dibelasah pula dua pegawai lain menyebabkan saya sakit perut dan pening,” katanya.

Menurutnya, dia dibawa ke bilik rehat kerana kesakitan, tetapi pengsan ketika rakannya mahu membawanya pulang ke bilik pada jam 6 petang.

Ahmad kemudian dihantar ke PPUKM untuk rawatan dan dimasukkan ke ICU akibat kecederaan dalaman.

Bapanya, Abu Koming, 53, berkata, dia menerima panggilan pegawai kem memaklumkan anaknya itu dirawat di PPUKM kerana pengsan.

“Saya mulanya tidak tahu anak dipukul. Saya dan isteri Rahmah Budug, 54, segera ke PPUKM untuk melihat keadaannya, namun sebaik tiba, doktor memaklumkan dia disyaki dipukul.

“Saya terkejut dan menunggu Ahmad sedar dari koma pada jam 4 petang, Ahad lalu yang menceritakan kejadian itu,” katanya.

Abu membuat laporan di Balai Polis Sungai Besi pada hari sama.

Sementara itu, jurucakap Kementerian Pertahanan (Kementah) berkata, siasatan lanjut mengenai insiden itu masih dijalankan kerana pihaknya perlu mengenal pasti kejadian itu secara menyeluruh sebelum laporan lengkap diperoleh.

Ketua Polis Daerah Cheras, Mohan Singh Tara Singh mengesahkan kejadian.

Tak tabik pun tak pa kalau pegawai macam tu punya perangai macam haram jadah tu. Itu pegawai, yang General-general sekarang pulak penakut, dalam kem bukan main lagi hebat gagah perkasa dan cenggey, tapi bila berdepan untuk permasalahan dalaman, diam tunduk hilang taring. Pegawai-pegawai nie hebat dalam kem ja kat luar teloq pun tarak. is jumpa belambak nak kata kuat bertempur takat TTS tu simpan la. lagi satu masuk kem nak dihormati, tapi tak pakai seragam, dah langgar protokol bodoh. Guard patut leh cekah senapang kenapa leh biar walau pun pegawai hampiri dengan tak pakai seragam?

Celaka Punya Kafir..Juadah berbuka dicampur arak





KUCHING: Siang menyediakan juadah berbuka puasa dicampur arak, manakala malam mengadakan aktiviti untuk golongan songsang.

Begitulah penemuan mengejutkan di sebuah restoran di sini, yang mengetepikan sensitiviti umat Islam sepanjang Ramadan ini.

Kegiatan restoran baru beroperasi sejak empat bulan lalu itu terbongkar selepas Jabatan Agama Islam Sarawak (Jais) dan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan (KPDNKK) Sarawak melakukan pemeriksaan, jam 3.45 petang semalam.

Ketika pemeriksaan, sebahagian besar pekerja restoran terbabit sibuk menyiapkan menu berbuka puasa menawarkan pakej RM48 seorang, selain turut menemui beberapa botol mengandungi cecair dipercayai arak.

Bagaimanapun, ketika disoal siasat, beberapa pekerja restoran itu menafikan kononnya cecair dalam botol itu arak, sebaliknya minyak masak.

Macam nie yang kerajaan nak bangunkan kawasan nie? Ini nasib tak membangun habis lagi, kalau dah moden macam KL tu, apa cerita pulak? Chow Kit 2? Lorong Hj Taib 30? Bukit Bintang 2? Rumah Pink 2?

Sumber: Mymetro

Nyaris ‘diculik’ beruk





ALOR GAJAH: Seorang bayi lelaki berusia tujuh bulan yang sedang tidur nyaris disambar tiga beruk yang menceroboh masuk rumahnya di Kampung Taboh Naning, di sini, pagi semalam.

Dalam kejadian kira-kira jam 9.30 pagi, Waqil Wafi Sahrul Sayuti terselamat apabila neneknya Esah Salim, 63, menyedari kehadiran beruk itu lalu menjerit sekuat hati menyebabkan haiwan berkenaan terkejut lalu melarikan diri.

Menurut Esah, dia terkejut apabila lampu siling tiba-tiba jatuh bersepai ke lantai berhampiran buaian cucu sambil terdengar hentakan kaki di atas bumbung.

“Saya menjerit sekuat hati kerana terkejut dan pada masa sama ternampak tangan beruk hendak mencapai cucu saya yang sedang tidur dalam buaian,” katanya yang terus mendapatkan cucunya selepas beruk berkenaan beredar.


Menurutnya, ketika kejadian anaknya, Sahrul Sayuti Zainal, 34, dan menantunya, Norazila Norsobrani, 33, tiada di rumah kerana berkerja.

Biar betul beruk pun nak jadi penculik iskiskisk, ada ka patut? Nasib baik tak diculiknya budak tu kalau tidak apa akan terjadi sekiranya beruk tu berjaya culik budak tu?

Sumber : Mymetro

Bercakap Ketawa, Menagis Ketawa, Sedih Ketawa, Gembira Memang Dah Ketawa



Ketawa merupakan ekspresi kegembiraan dan kebahagiaan. Tapi apa yang akan terjadi jika semua perasaan, kesedihan yang baik, belas kasih, sukacita, dan mengejutkan diungkapkan oleh ketawa?

Inilah yang berlaku kepada Pinghui Xu, seorang remaja berusia 13 tahun penduduk Chongqing, China.

Selama 12 tahun Pinghui tidak boleh berhenti ketawa. Bahkan, kerana dia tidak boleh bercakap,hanya berkomunikasi dengan ekspresi ketawa sahaja.

Namun demikian, keadaan yang dialami oleh Pinghui hanya tidak membuat orang tuanya bahagia. Ayahnya, Xu Weiming dan ibunya, Yang Longying cuba mencari ubat untuk anak kedua, walaupun sampai sekarang belum dijumpai. Sekarang Weiming dan Longying merasa putus asa, kerana upah sebagai pekerja pembinaan habis sementara hutang terkumpul.

Longying kata, anaknya bermula ketawa sejak dia mengalami demam kuat pada usia lapan bulan. Puluhan doktor telah dikunjungi, dan kebanyakan dari mereka gagal mengubati penyakit aneh yang dialami oleh Pinghui ini.

Keadaan Pinghui bertambah buruk ketika dia berumur dua tahun. Dia kehilangan kemampuannya untuk berbicara dan hanya boleh ketawa. “Kami tidak bahagia. Melihat dia ketawa membuat kita lebih sedih. Lebih dari itu ketika dia menangis,” kata Longying .

Secebis harapan muncul, ketika seorang pakar saraf Chongqing Medical College telah meminta Pinghui-scan otak untuk mengetahui penyebab ketawa transmisiviti itu. Beberapa doktor mengesyaki Pinghui menderita kerosakan otak di bahagian depan akibat demam kuat. Dengan ini orangtua Pinghui  berharap anaknya tidak akan lagi ketawa ketika bersedih.

Sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...